Arti Terselubung Lowongan Kerja (terutama di koran)
Bila membaca iklan lowongan kerja di surat kabar, pamflet, majalah, dll., cobalah Anda artikan dulu setiap kalimat yang dituliskannya sebagai persyaratan pelamar kerja. Berikut ini terjemahan bebas dari beberapa kalimat tersebut:
- Dibutuhkan tenaga kerja muda, pengalaman tidak mutlak.
artinya: Dibutuhkan tenaga kerja yang siap digaji di bawah standar.
- Menyukai tantangan.
artinya: Akan menghadapi pekerjaan/tugas sulit dimana tidak/belum ada seorang pun di perusahaan tersebut yang sanggup membantu untuk menyelesaikan/ mencari solusinya.
- Bersedia Berkeja di bawah tekanan/work underpressure
artinya: siap-siap jadi sapi perah, bisa kerja rodi/romusha, work hournya bisa 12-16 jam.
- Berkendaraan sendiri.
artinya: Perusahaan tidak cukup modal untuk menyediakan kendaraan dan ongkos transportasi operasional.
- Memiliki SIM.
artinya: Siap-siap merangkap jadi supir pribadi bos.
- Tinggal tidak jauh dari lokasi perusahaan.
artinya: Siap-siap mondar-mandir ke kantor, tak peduli tengah malam, hari libur, atau lagi sakit.
- Berwawasan luas.
artinya: Bidang pekerjaan yang ditawarkan tidak spesifik, siap-siap jadi tukang apa aja atau seksi sibuk sekali.
- Dibutuhkan tenaga wanita, single, menarik.
artinya: Dibutuhkan wanita yang siap “bupati” dan pamer “sekwilda” untuk boss-boss (cantik dan seksi only dan berani diapa-apain ditanggung bayaran tinggi)
- Dibutuhkan pria/wanita
artinya: Bila kemampuannya hampir sama, maka wanita yang diterima.
- Menjalani masa percobaan selama 3 bulan.
artinya: Pihak perusahaan meragukan kemampuan para pelamar kerja untuk menempati posisi yang ditawarkan. Atau untuk menghancurkan kompetitor dengan menarik keyperson perusahaan kompetitor dengan tawaran 3x lipat gaji tapi mesti melewati probation 3 bulan, setelah itu dipecat dengan alasan tidak perform. Mati luh…
- Mau bekerja dengan sistem deadline.
artinya: Perusahaan sudah memiliki proyek yang harus segera diselesaikan oleh pelamar kerja bila diterima dan siap kerja siang malam sampe matek (dead).
- Mau bekerja dengan sistem kontrak.
artinya: Perusahaan hanya membutuhkan Anda sementara waktu.
- Mau bekerja dengan sistem bagi hasil.
artinya: Perusahaan tidak sudi memodali Anda dan tidak mau menanggung resiko atas kegagalan Anda (resiko tanggung sendiri).
- Jujur.
artinya: Pegawai perusahaan yang sebelumnya menempati posisi yang ditawarkan telah membawa lari uang perusahaan, alias posisinya basah.
- Berat dan tinggi badan ideal.
artinya: Kerja di front office/customer service.
- Menguasai Bahasa Asing (inggris., perancis., …).
artinya: Perusahaan memiliki masalah komunikasi internal & external.
- Dapat bekerja dalam tim.
artinya: Siap ngajarin sesuatu kepada karyawan lain yang belum mengusai sesuatu tsb.
- Siap ditempatkan di luar kota.
artinya: Get a new life in a new neighbourhood!
- Berpengalaman kerja di bidang yang sama.
artinya: Perusahaan tidak mengerti apa saja yang menjadi tugas Anda nantinya, diharapkan Anda yang mengajari mereka.
- Menguasai MsWord, Power Point,
artinya: Hanya itu yang mampu dibeli/disediakan perusahaan.
- Freelance dan tidak mengikat waktu
artinya : pasti MLM

He,,he,, Boleh juga plesetannya.
Jangan2 pengalaman pribadi ya Om ?
ah biasa aja koQ gan

hanya ingin berbagi aja
hai.. link kamu sudah kupasang di blogku.. link balik ya… thanks =D
wewww bener juga yah…..wuiiih
kmren… aku iseng-iseng sms lowongan checking Data,eh dipanggil tuh….
sebelum brangkat aku iseng ja cri2 rute ke Plaza Kuningan, kata penelepon lamatnya disitu; Plaza Kuningan, menara selatan lt 5 suite 506, jl. Rasuna Said Kav. c11-14…
eh,ketemu ma tulisan kamu ttg perushaan berjangka, aku cuma baca sekilas, tapi sedikit penasaran… aku dtang aja ksana.
nama perusahaannya, PT jalama Artha Berjangka….
hehe… jd inget tulisan km.
ruangan kantornya lumayan mewah, tapi kok aneh y,,, ruangan HRD gak ada apa2, cm meja and kursi, gak ada buku, komputer minimal, dll. deh….
interview gitu2 aja,, (maklum sering interview) hehe….
yg dtg jg bnyak, malah ada bp2 segala….klu bner penipuan…
waaaah! tega bgt ya…..
aku seh angp ja pengalaman,,, tpi yg bpk2 dah tua itu…..
kasian buuu………
untuk tmen2 yg laen…hati2 aja deh
gw kebetulan ada interview di pt megah tama berjangka… setelah baca ini jd ragu buat interview… gw bs di bilang ga ngerti soal perusahaan berjangka ato futures ini.. bs di bantu jelasin nda ya jelek na gmn??
yg gw tau sih kek menipu gt ya?
mohon penjelasan nya…thx
aku dulu jg pernah di perusahaan berjangka tp cm sebulan, setelah ku pelajari kok kayak maen2 ama duit orang gitu ya q keluar aja dai situ.
HATI2 SAMA LOWONGAN KERJA BERJANGKA, BUKINYA DAH ADA KLIEN GW, (GW ASSISTEN ADVOKAT) DIA KETIPU SAMA YG KAYAK BEGINIAN AKIBATNYA MAU TAU…SALESNYA YANG IMING2IN SELANGIT MASUK PENJARA BEGITU JUGA PERUSAHAANNYA, BESOK GW SIDANG DI MA, BELA KLIEN GW, JADI BUAT AGAN2 HATI2 KALAU MAU LAMAR DI PERUSAHAAN BERJANGKA BIAR NASIBNYA TIDAK SEPERTI SALES YG APES ITU
setelah saya baca2 dikit dsini,
hmmm, saya menilai ada sesuatu yg salah pada pemahaman mengenai bisnis ini.
dan itu terutama disebabkan oleh org2 yg selalu berpikiran negatif, seperti mas admin-nya ini.
meng-analogi-kan semua perusahaan futures itu seperti penipu berjanji manis yg menjerat korban2nya, bla bla bla.
Oke memang ada yg berbuat demikian, tapi kan ya ndak semuanya.
Jujur aja, kalok kayak gitu semua Pegawai Pajak termasuk Saya udah jadi koruptor karena kasus Gayus Tambunan.
Dan sekali lagi kalo boleh jujur, semuanya tergantung sama diri kita sendiri di bisnis ini, pahami bisnis ini jangan setengah2, jadi suatu hari kita yg membimbing brokernya, jangan sebaliknya.
Broker belum tentu lebih pinter dari investor yg mau belajar dan mau total di bisnis ini.
Sampe saat ini sih, modal saya dsini dah balik, dan sudah profit lumayan banyak.
Jadi jangan melihat dari satu sisi aja ya pak admin…
maaf kalo ada salah2 kata.
Tadinya saya dah nggak mau pusing2 bales komen dsini,
“ngapain gw pikirin? itu derita lo”
yg ga tau cara yg bener maen di bisnis ini,
yg cuma pikirannya duit bisa jatuh dari langit tanpa harus usaha…
-begitu lah istilahnya-
NO! tidak seperti itu, saya aja butuh berbulan-bulan buat bisa ngerti maksud dari indikator2 grafiknya, dan berbulan-bulan berikutnya utk memahami mekanisme dan kebiasaan pasar, dsb…
Maksud saya dsini cuma satu, saya rasa inilah yg membuat negeri kita susah maju. Pemikiran masyarakatnya masih gampang diombang-ambingkan sama paradigma2 negatif yg belum tentu benar. Gampang diprovokasi, dan akhirnya hanya memiliki mental -corporate slave- warisan Kolonial.
Kita cuma pengen kerja, tanpa pernah berpikir gmn caranya kita bisa “menciptakan” lapangan kerja…
Dari sini simpulkan sendiri yah,..
*temen2 investor sukses yg lain mgkn ga akan peduli sama org2 yg berpikiran negatif thdp bisnis ini.
(itu derita lo,bukan urusan gw)
Tapi saya coba berbagi supaya bangsa ini bisa sedikit mengubah kebiasaan buruknya dan masyarakatnya menjadi masyarakat yg ter-edukasi secara prinsipal.
Be Positive, Guys…!!!
Salam Sukses