Archive for the ‘Berita’ Category
kerja Keras adalah energi saya bukan kita (WTF)
Salah satu kesalahan SPBU pertamina yang terus dilakukan


Sebetulnya saya gak tau ini adalah program untuk costdown suatu SPBU atau memang kebiasaan yang dibenarkan? sampai saat ini masih banyak sPBU yang menggunakan petugas keamanan spBu sebagai operator pengisian bensin.
pengalaman buruk di isi oleh petugas keamanan di jakarta Utara :
gw pernah ngisi di salah satu POM bensin deket rumah, seperti biasa layaknya orang ngisi bensin, ketika tangki bensin motor kosong, maka gw bilang
GW : “mas isi full”
Petugas Keamanan (sebagai operator) : “(langsung mengisi)
GW : “(loh kok dia malah ngitung uang) dlm hati
gak taunya tuh tanki gw luber bececeran bensin, wah alhasil bensin yang tumpah gw dong yang suruh bayar karena sesuai dengan harga yang tertera, jengkel banget rasanya, wong tumpah kok gw yang suruh bayar, mau maki2 tapi kayaknya gak penting banget
yahh begitu lah SPBu Pertamina
|
———-Berbagi informasi tentang SPBU ——–
Perbedaan SPBU Pasti Pas (PP) dan Bukan Pasti Pas (BPP) Dari segi keuntungan: PP : Rp 205/Liter Rp.200 untuk pengelola dan Rp 5 merupakan Reward yang diberikan Pertamina kepada karyawan SPBU dan kompensasi dari tingkat pelayanan yg sudah merupakan aturan dari pasti pas Bkn Pasti Pas : : Rp 185/Liter AUDIT : |
| Pertamina, Contoh BUMN Memble Pertamina merupakan BUMN energi yang sangat tidak efisien dibandingkan Pesaingnya.
PT Pertamina merupakan salah satu contoh BUMN memble dan kacangan. Alasannya, ini merupakan BUMN terbesar dan diandalkan, namun tidak menunjukkan kinerja yang wajar. “Orang selalu terkesima dengan ukuran perusahaan dan jumlah laba yang disetorkan kepada negara,” ujar Faisal dalam bukunya Lanskap Ekonomi Indonesia yang diluncurkan Rabu di Jakarta, Jumat, 9 Oktober 2009. Di halaman 380, Faisal menilai sektor yang dikelola Pertamina adalah sangat penting, teknologinya serba rumit, dan gaji eksekutifnya gede-gede. “Tapi, siapa sangka jika Pertamina menjadi perusahaan kacangan.” Menurut dia, Pertamina dengan segala kemegahannya tidak mampu menunjukkan kinerja yang wajar, apalagi memuaskan. Faisal membeberkan contoh dalam hal efisiensi produksi minyak atau gas Pertamina dibandingkan dengan perusahaan migas lain, terutama asing yang beroperasi di Indonesia. Baik dalam produksi migas selama periode 2004-2006, rata-rata Pertamina membebankan cost recovery termahal, yakni US$ 27,4 per barel minyak. Jika harga di pasar dunia US$ 100 per barel, mungkin tidak efisiennya produksi Pertamina tidak terasa. Tapi, dia bertanya bagaimana jika harga internasional cuma US$ 40 per barel. “Masak iya, 70 persen pendapatan minyak habis begitu saja untuk membayar biaya produksi Pertamina?” Mahalnya cost recovery Pertamina ini, kata dia, jelas keterlaluan karena biaya tertinggi kedua hanya US$ 18 per barel, bahkan ada yang bisa memproduksi dengan biaya hanya US$ 9,66 per barel. Ini tak jauh berbeda dengan biaya produksi per kaki kubik gas, Pertamina membebankan cost recovery US$ 3,3. Kontraktor lain hanya sebesar US$ 1,3-2,75 per kaki kubik gas. “Jadi, biaya Pertamina lagi-lagi paling mahal.” Dia mengingatkan secara agregat, Pertamina menyumbangkan 11,8 persen minyak mentah Indonesia, namun menghabiskan 21,9 persen biaya produksi yang ditanggung negara. Untuk gas, Pertamina menyumbang 15 persen produksi, namun menelan 23,7 persen dari total biaya produksi gas nasional. Yang lebih keterlaluan, menurut ekonom UI ini, cost recovery yang dituntut Pertamina bahkan melonjak tajam pada 2007. Buktinya, Chevron yang setiap hari memproduksi 450 ribu barel minyak mentah, hanya minta pengembalian (cost recovery) US$ 1,1 miliar per hari. Itu setara dengan US$ 6,8 per barel. Sedangkan, Pertamina yang setiap harinya memproduksi 146 ribu barel per hari meminta pengembalian US$ 1,9 miliar. Itu berarti Pertamina membebani negara dengan cost recovery US$ 36,1 per barel. “Itu 5,3 kali lipat lebih mahal ketimbang Chevron.” Kalau sudah begini, dia bertanya apa semua produksi minyak diserahkan saja ke Chevron? Secara ekonomis itu diperlukan, namun Faisal mengingatkan itu justru akan memicu gelombang protes atas dominasi asing. Tapi, kalau Pertamina tetap beroperasi uang negara yang dikorbankan. “Sungguh ironis, dalam kondisi demikian, Dirut Pertamina masih bisa bicara soal target mengalahkan Petronas Malaysia dan menjadikan Pertamina sebagai perusahaan energi multinasional.” |
SPBU.34-17105, SPBU.34-17118, dan SPBU.34.17527 (Pasti Pas) lokasi Bekasi dikelola PT EPM dan PT PBM nomor telepon 021-8840758 tidak mengikutsertakan buruh/operator dalam program Jamsostek. Selain itu gaji dengan kisaran Rp300.000, jauh di bawah UMR.
Mohon Pertamina, Hiswanamigas, Bureau Independent (Auditor Independent Int’l), Disnakertrans, PT Jamsostek dan pihak-pihak yang berkompeten agar merespons dengan cepat dan baik. Kasihan para buruh/operator ditekan dengan gaji tidak manusiawi, tapi bersertifikat Pasti Pas, sangat ironi. Tegakkan keadilan dan kebenaran! Terima kasih.


the name of love any human waste into delicious chocolate
WHEN LOVE TO TALK
I do not WANT poetic AH
FUCK WHAT LOVE IS …
BEFORE I KNOW, FEEL
AND ENJOY
I am ALL FOR THAT bullshit
TAI KUCING
TAI LEDIG
BUT WHEN I HAVE fallen in love,
MANY PEOPLE RIGHT WORDS
Love can be felt
BUT
CAN DIUNGAPKAN
Take IN LOVE CAN
BUT CAN NOT Spoken
ALL OF MY NATURAL Berbah 180 DEGREES
TYPICALLY ignored,
Sok indifferent KEGANTENGAN
TERALALU SELL EXPENSIVE
Etc.
BUT NOW
SO NATURAL THAT I PERHATIAAN Sok LAH
AN SMS pengennya LAH
TELP wants LAH
Although just Nanya JUST IN
GA CLEAR THINGS …
THAT CAN PEBNTING
Denger SOUND AND SEE HER ONLY,
GW DAH seneng banget.
BUT
I LOVE THAT WHEN THIS NATURAL
MUST finally abandoned
DESTROY THE WORLD GLEDEK like PERSILATAN
ALL was bland,
Stiffening WORLD IN SOME TIME
HEART raged as if no RECEIVE
WHAT HAPPENED.
WHAT IS IT TRUE LOVE
MUTUAL SHOULD NOT HAVE …?
WHAT SHOULD I CAN FEEL
LOVE FROM A drop of GW LOVE WHAT ..?
Speck HOPE THAT WILL FROM ASA intertwined.
The saying goes,
DO NOT GIVE UP BEFORE fight ..?
BYE BUT I FIGHT AND LOSE … ..
TRUS ME WHAT TO DO ..?
WHAT thoughtful ,,,..?
Silent …?
I CONFUSED WHAT SHOULD I SAY
AND KU DO,,,,
Moga2 CAN GET Enlightening
AND ALL HIS wisdom behind this
AMIIIIIIIIIII … … N
YES rabbal `alamin
Tips Sehat Main Computer
Pastinya semua netter disini kalau berada di depan layar komputer itu berjam-jam bahkan bisa setengah hari kan . . . nah untuk menghindari hal-hal yang kurang baik untuk tubuh kita saya sarankan beberapa hal berikut . . .

1. Jika Bermain Komputer dalam jangka waktu panjang alangkah baiknya menyediakan air minum (air putih atau semacamnya) hal ini dilakukan untuk mengurangi dehidrasi . . soalnya kalau dekat komputer kita kena radiasanya . ..jadi cepat haus dan kekurangan cairan tubuh . . . contohnya saja buat netter yang duduk lama trus bangun dan tiba2 jadi gelap pandangannya . . nah ini salah satu saran buat netter mencegah hal itu terjadi . . . .
2. Hal kedua ini saya dapat dari baca buku . . . alangkah baiknya mengistirahatkan mata 10-20 mnt setiap 2-3 jam sekali . . bagusnya lihat pemandangan yang jauh dan berwarna hijau karena warna hijau merupakan warna yang cerah dan dibuku di tulis dapat menyegarkan mata yang kecapean . . . . he4
3. Jangan duduk kelamaan karena bisa menggangu atau menyebabkan Ginjal kita dan hati kita cepat rusak . . . nah di tips yang pertama itu juga berfungsi untuk mencegah hal ini terjadi . . . setidaknya mengurangi resiko gitu
4. Kalau bisa saat berada di dekat layar computer, Resolusi atau effect terangnya itu dikecilkan dan pandangan jarak mata di perjauh dari monitor untuk menghindari radiasi yang berlebihan dari komputer . . agar mata tidak terlalu cepat lelah dan cepat rusak . . .
5 nah bagi yang suka main com pas matiin lampu . . . wah ini bahaya bangat nih . . . selain mempercepat proses perusakan mata . . hal ini juga bisa membuat otak kita menjadi cepat lemah dan rusak . . dan hal ini biasanya membuat mata kita sakit pada keesokan harinya dan menyebabkan mata tidak tahan melihat terang atau cahaya dari luar . . .
+
1. PAKE KACAMATA ANTI RADIASI
2. PAKE PROTEKTOR YANG BIASA NYA DI PAKE DI LAYAR KOMPI CRT
Cara Ampuh Hadapi Penjahat Cyber
Jakarta – Kejahatan cyber adalah kejahatan sungguhan; bahkan lebih menguntungkan, lebih mudah bagi penjahat untuk bersembunyi dan bisa jadi lebih sulit untuk diajukan ke meja hijau. Saat ini, nilai uang yang dihasilkan kejahatan cyber sudah melampaui perdagangan narkoba.
Setiap tiga detik, sebuah identitas dicuri –artinya, hampir 10.512.000 identitas per tahunnya. Email palsu, situs palsu dan iklan online menipu korban untuk menyerahkan data pribadi seperti nomor kartu kredit. Mereka akan melakukan segala cara untuk mencuri semua milik Anda: mulai dari uang, identitas hingga nama baik.
Kita jangan menutup mata bahwa penjahat cyber saat ini sudah merusak hidup manusia, bukan hanya merusak komputer. Dan metode yang mereka lakukan semakin hari semakin licik.
Dua Pisau Tajam
Ada dua hal yang belakangan ini bagaikan pisau tajam yang mengoyak-ngoyak keamanan cyber tradisional. Kedua tren ini adalah:
Pertama, program jahat yang timbul belakangan ini banyak yang bersifat polimorfik –mereka bisa lebih mudah bersembunyi, alias lebih sulit dikenali, karena hampir setiap bentuk program yang muncul memiliki perbedaan dengan pendahulunya.
Kedua, kebanyakan ancaman yang ada saat ini menggunakan jalur serangan dari situs web. Web memudahkan distribusi ancaman cyber polimorfik dan varian-variannya.
Secara bersama-sama, kedua pisau tajam itu memojokkan cara-cara pertahanan tradisional. Sebagai contoh dampak kedua tren ini, Symantec yang tadinya sepuluh tahun lalu hanya perlu membuat lusinan definisi virus baru per hari, kini harus membuat rata-rata 15.000 definisi virus baru per hari di 2009.
Ada satu pesan yang jelas yang bisa dilihat dari banyaknya sistem komputer di dunia yang terinfeksi: keamanan tingkat dasar sudah tidak cukup lagi. Solusi keamanan tradisional sudah kadaluwarsa.
Reputasi, Senjata Ampuh
Konsep reputasi telah digunakan untuk mendapatkan statistik dan rating untuk mengatasi berbagai masalah, mulai dari ranking situs hingga mencari tempat makan yang enak. Symantec pun mulai mengadopsi sistem ini sejak Norton 2010 dengan harapan bisa meningkatkan standar keamanan internet.
Boleh dibilang, teknologi berbasis reputasi ini akan memanfaatkan senjata terbesar yang dimiliki penjahat cyber –kemampuan mereka untuk membuat program jahat yang unik dengan sangat cepat — dan membalikkan hal itu menjadi senjata untuk melawan mereka.
Mengambil kekuatan dari jutaan pengguna, yang bersatu melawan penjahat cyber, teknologi ini memberi kemampuan pada konsumen untuk ‘menolak’ bahaya digital dan ‘mengizinkan’ pengalaman online yang aman. Ini memungkinkan konsumen untuk menghentikan penjahat meskipun belum pernah melihat ‘wajah’-nya di poster-poster.
Penjahat cyber selalu dengan giat menulis dan menulis ulang program jahat yang baru dan unik, berusaha untuk selalu berada di bawah radar signature selama mungkin. Dengan teknologi reputasi, justru keunikan file dan atributnya yang membantu Symantec mengidentifikasi sebuah program jahat baru.
Kekuatan Gotong-Royong
Teknologi ini, yang dikembangkan selama tiga tahun lebih, melacak file dan aplikasi dan lusinan atribut seperti umur file, sumber download, digital signature dan tingkat penyebarannya. Atribut-atribut tersebut dikombinasikan dengan sebuah algoritma untuk menentukan reputasinya.
Seiring terdistribusikannya sebuah file di internet dan berubahnya atribut-atribut itu, teknologi yang digunakan akan mengupdate reputasi file. Reputasi ini menjadi penting ketika ada sebuah file yang baru, merupakan sebuah ancaman, dan tidak bisa dideteksi oleh pertahanan tradisional.
Piranti lunak Symantec memiliki basis instalasi terbesar di dunia, dengan lebih dari 50 juta pelanggan aktif dan membayar, 370 juta komputer dan email yang dilindungi serta menyaring 25 persen dari email yang beredar di internet di seluruh dunia.
Sebagai pimpinan pasar di bidang keamanan internet, Symantec memiliki posisi yang unik untuk membawa pendekatan ini ke pasar. Symantec memiliki basis instalasi yang besar dan telah mengembangkan teknologi ini selama tiga tahun lebih.
Dengan memanfaatkan kekuatan gotong-royong, teknologi berbasis reputasi diharapkan bisa mengubah cara-cara melawan kejahatan cyber. Teknologi ini akan memperkuat teknik keamanan tradisional, menjadikannya lebih agresif dan akan jauh lebih sulit bagi penjahat untuk menghindari pelacakan hanya dengan mengubah program jahat mereka.
