Archive for the ‘CMS’ Category
enkripsi Triple Des dan Kompresi LZSS
Here i’ll try to shared about coding at triple des and lzss compression.
This is the sample
<?php
include_once(“des/YI_DES.class.php”;
include_once(“lzss/YI_LZSS_Com.class.php”;
$enkrip = new YI_DES();
$kompres = new YI_Compress();
$password = $_POST['password'];
$temp = “temp/”;
$down = “download/”;
$enkrip -> cekSession(reg_userName);
if (is_uploaded_file($_FILES['file']['tmp_name'])) {
if ($_POST['waktu'] > 240) set_time_limit(240); else set_time_limit($_POST['waktu']);
try {
$file_name = $_FILES['file']['name']; //Returns the Actual Name of the File.
$file_name = str_replace(“.”, “~”, $file_name);
$ext = substr($file_name, -3, 3);
copy($_FILES['file']['tmp_name'], $temp . $file_name); //Copy dari server temporary
if (filesize($temp . $file_name) <= 0) {
throw new exception(“Maaf, File tidak boleh kosong”;
}
$fr = fopen($temp . $file_name, “rb”;
$isi = fread($fr, filesize($temp . $file_name));
fclose($fr);
if ($password == “”{
throw new exception(“Maaf, password tidak boleh kosong”;
}
if (strlen($password) <= 7) {
throw new exception(“Maaf, password tidak boleh kurang dari 8 karakter”;
}
for ($i=0;$i<=strlen($password);$i++) {
if (strpos($password, chr(63), $i) AND strpos($password, chr(03), $i+1)) {
throw new exception(“Maaf, password tidak boleh menggunakan karakter ? dan _”;
}
}
$header = $kompres -> get_head_info($isi);
if ($header != “”{
throw new exception(“Maaf, file sudah dienkripsi”;
}
$waktu_mulai = microtime(TRUE);
$hasil_kompres = $kompres -> compress($temp . $file_name);
$hasil_enkrip = $enkrip -> des($password, $hasil_kompres, 1, 1, null);
//tulis file akhir proses kompresi dan enkripsi ditambah dengan header
// Format Header File : YI_DL$ext$key?
$hdr = “YI_DL” . $ext . $password . “?”;
$header = $enkrip -> enc_head($hdr);
$file_kom = $down . basename($file_name) . “.YI_DLZ”;
$akhir = strrev($header . “|” . $hasil_enkrip);
$fw = fopen($file_kom, “wb”;
fwrite($fw, $akhir);
fclose($fw);
$waktu_selesai = microtime(TRUE);
$waktu = $waktu_selesai – $waktu_mulai;
$file_asli = $temp . $file_name;
$file_proses = $down . $file_name . “.YI_DLZ”;
//laporan (proses, file asli, file proses, variabel hasil proses, waktu)
$kompres -> laporan(“enkrip”, $file_asli, $file_proses, $akhir, $waktu);
}
catch (Exception $e) {
$enkrip -> error($e);
}
}
else
$enkrip -> error2(“Maaf, Anda belum memasukkan file”;
?>
i’ve use this code, and if there is a some code is wrong plese tell me.
Thanks
tutorial codeigniter dasar part 2
Pada tutorial kemarin, kita udah bisa menambahkan data ke dalam database… (Create) dan menampilkannya (semua data)…. Sekarang, kita akan membuat aksi lainnya, yaitu update/ubah dan delete/hapus pada setiap data di dalam sebuah table…
Kita lanjutkan tutorial kemarin (Tutorial CodeIgniter Dasar Part I) yang waktu itu kita udah membuat table mahasiswa dan membuat fungsi untuk menambahkan datanya.. sekarang mari kita buat fungsi/aksi lainnya, yaitu update dan delete…
Kita review hasil kerjaan dari tutorial kemarin…
Read the rest of this entry »
Tutorial CodeIgniter Dasar Part I
tutorial kali ini adalah tutorial CodeIgniter dasar, sangat dasar.. jadi di sini akan dijelaskan tentang bagaimana cara konfigurasi nama situs, kemudian konfigurasi database, konfigurasi library, autoload, dan sebagainya… mudah2an temen2 mengikuti tutorial ini dengan sebaik-baiknya, soalnya kalo kita ga mulai dari dasar/basic nantinya susah… kita bisa aja bikin aplikasi oleh CodeIgniter dengan meniru contoh, tetapi kita tidak faham, hanya mengikuti… bahayanya adalah gimana klo client minta ini itu dan itu misalnya tidak ada dalam contoh? klo kita ga faham kita pasti ga bisa meneruskan aplikasi kita alias BUNTU..
Instalasi
OK, kita mulai aja… kita di sini memakai XAMPP pertama-tama, extract file codeigniter.rar ke C:\xampp\htdocs, file bisa didownload di sini. Misalnya kita namakan nama folder root (nama situs) kita adalah webku.
Konfigurasi
Kemudian, hal yang pertama harus dilakukan adalah konfigurasi awal, yaitu base_url, base_url adalah nama root situs kita… caranya edit file /webku/system/application/config/config.php, ubah
$config['base_url'] = “http://example.com/“
menjadi:
$config['base_url'] = “http://localhost/test/”;
kemudian hilangkan index.php di $config['index_page'] sehingga menjadi:
$config['index_page'] = “”;
tips optimalisasi wordpress
Pada artikel ini saya akan memberikan tips praktis, copy-paste, mengenai bagaimana mengoptimasi blog WordPress anda agar berada dalam performa maksimal—baik dalam akses front-end maupun backend.
Selain tips dan trik mempercepat akses blog yang pernah saya tulis dulu, tentu saja cara termudah menjaga performa blog WordPress pada level yang paling dasar adalah dengan memastikan semua core files dan plugin dalam versi terbaru—setiap update biasanya menyertakan patch, bug fix, atau optimasi script yang menambah kecepatan dan memperkuat tingkat keamanan blog WordPress.
Sebagian besar tips berikut diambil dari rekomendasi best practices oleh para WordPress & CSS gurus—diantaranya Jeff Starr dan Chris Coyier (keduanya adalah penulis buku Digging Into WordPress), jadi metode-metode berikut bisa diterapkan secara umum.
instalasi wordpress secara offline
WordPress merupakan sebuah layanan blog yang cukup besar saat ini. Anda dapat menbuat blog gratis di sana. Akan tetapi di sini kita akan mencoba latihan membuat blog secara offline di localhost. Anda dapat secara bebas latihan me-manage weblog atau sekedar latihan posting.
Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah mendownload source files WordPress, anda bisa mengabilnya secara gratis di sini. Disana akan ada dua link download, satu untuk mendownload WP dalam bentuk file .zip yang kedua dalam bentuk file .tar.gz. Saya belum pernah melakukan instalasi dari file .tar.gz, jadi kita ambil yang .zip aja ya.

Sudah….? jika sudah ada harus meng-unzip file tersebut, anda bisa menggunakan program winzip atau winrar. Setelah anda unzip, didalamnya akan ada satu folder benama wordpress.
Kemudian silakan anda copykan folder wordpress tadi ke c:/xampp/htdocs. Jangan lupa ya, alamat foder tersebut berlaku jika anda menginstal XAMPP di c:. Kalau ternyata anda menginstal XAMPP tidak di c:, ya tingal di sesuaikan saja yang penting folder wordpress nya dimasukan ke folder htdocs yang ada di XAMPP.
Oke, langkah selanjutnya kita harus membuat database untuk wordpress kita. Caranya silakan anda jalankan XAMPP nya, seperti dalam postingan instalasi XAMPP. Kemudian buka web browser lalu ketikan “localhost” dibagian adress bar, akhiri dengan menekan tombol enter. Anda akan diantarkan ke halama XAMPP control panel.
Silakan anda klik menu phpMyAdmin pada bagian sidebar di halaman XAMPP control panel.

Jika sudah maka akan tampil halaman seperti gambar dibawah

Selanjutnya kita akan membuat database untuk wordpress kita, caranya silakan isikan nama databasenya dikolom “create new database” (tanda panah merah pada gambar diatas). Nama database bebas terserah anda, misalnya “WP1“, maka anda tinggal mengetikan kata WP1 di kolom isian “create new database” tersebut. Jika sudah silakan klik tombol “create“. Oya, sementara ini anda tidak perlu merubah isian yang lainnya, cukup isikan nama database di tempatnya saja. Jika sudah berarti pembuatan databasenya selesai.
Lanjut ya, sekarang kita mulai instalasi WordPress nya. Pertama kita hubungkan database yang sudah kita buat dengan wordpress nya. silakan anda buka file yang bernama wp-config-sample.php. File ini berada di c:/xampp/htdocs/wordpress/. Silakan anda buka menggunakan notepad atau program sejenis. Jika sudah maka akan muncul seperti tampilan di bawah

Perhatikan garis merah pada gambar diatas ya. Kata ‘putyourdbnamehere’ kita ganti dengan nama database yanng tadi kita buat yaitu WP1. Sedangkan untuk ‘usernamehere‘ kita ganti dg ‘root‘ dan ‘yourpasswordhere‘, kita hapus aja karena database yang kita buat tidak menggunakan password. Harap ingat ya, ketika menghapus kata ‘yourpasswordhere’, tanda kutip yang mengapit kata yourpasswordhere jangan ikut dihapus. Jika sudah tampilan nya akan seperti gambar dibawah

Kalau sudah, silahkan Save As file yang sudah dimodifikasi tersebut dengan nama wp-config.php. (bukan wp-config-sample.php ya).

Jalankan program XAMPP nya dulu ya. Di postingan terakhir kita sudah memodifikasi file wp-config-sample.php menjadi wp-config.php dengan cara memasukan nama database yang sudah kita buat melalui MyPhpAdmin di XAMPP, merubah kata ‘useridhere‘ menjadi ‘root‘ dan menghapus ‘yourpasswordhere‘. Jika kita sudah melakukan hal diatas, berarti instalasi wordpress nya hampir selesai. Tinggal lakukan tahap akhir.
Silahkan anda buka web browser nya, kemudian ketikan di adress bar : http://localhost/wordpress. maka akan muncul tampilan seperti dibawah

Halaman diatas menunjukan bahwa tahap instalasi wordpress sebelumnya sudah dilewati dengan benar. Silahkan isi kolom “Blog Title” dengan judul blog anda dan “Your e-mail” dengan alamat email anda, kemudian klik tombol “Install WordPress“. Setelah anda klik, maka anda akan diantarkan pada halaman seperti dibawah

Dapat dilihat bahwa proses instalasi wordpresnya sudah berhasil, dan anda diberikan user ID : admin dan paswrord : f5f3c4. pasword dan user ID ini akan digunakan untuk login ke halaman admininstrator pada wordpress anda nanti, jadi jangan samai lupa ya.
Selesai sudah instalasi wordpress nya. Mudah bukan ? untuk mejalankan wordpress yang sudah kita install, Anda tinggal membuka web browser, kemudian ketikan di bagian addres bar :
http://localhost/wordpress/wp-admin
atau bisa juga
http://localhost/wordpress/wp-login.php.
Akhiri dengan menekan tombol “enter“, maka akan muncul halaman seperti dibawah

Silahkan isi dengan user ID dan pasword yang sudah di dapat, kemudian tekan tombol “login“, anda akan diantarkan masuk ke halaman administrator.

Akhir kata semoga bermanfaat dan terimakasih bagi anda yang sudah mengikuti seri tutorial ini dari awal ya. Kalau ada yang mau menambahkan atau mengoreksi, dengan senang hati akan saya terima. Oya, jangan lupa juga komentar nya.?
