Archive for the ‘Jaringan’ Category
implementasi openVPN di VPS centos
Install openVPN server (repost)
Disini saya akan sedikit memberikan tutorial untuk melakukan installasi openVPN server , saya mengambil referensi tutorial dari kuda (kok banyak yang pake nama hewan
) , operating system yang saya gunakan adalah Centos 5.4 Final
, pengennya seh ga sama , ga tau kok dapat VPS dengan OS yang sama ![]()
Berikut ini adalah beberapa kelebihan dari openVPN :
Bisa menggunakan proxy (harus protokol TCP) << berguna bgt..
Tentu saja gratis ga perlu bayar
Security nya kuat (1024 bit) , CMIIW
Sebelumnya cek dulu apakah VPS atau server anda mendukung dev/tun , ketikkan pada console :
ls -al /dev/net/tun
dan hasilnya jika terdapat device tersebut
-bash-3.2# ls -al /dev/net/tun crw------- 1 root root 10, 200 2009-08-01 01:45 /dev/net/tun
Langsung ae jeh…
sek.. pastikan server anda terinstall gcc
yum install gcc
Download paket yang diperlukan :
#wget http://openvpn.net/release/openvpn-2.0.9.tar.gz
#wget http://openvpn.net/release/lzo-1.08-4.rf.src.rpm
Install and build paket yang dibutuhkan :
#yum install rpm-build
#yum install autoconf.noarch
#yum install zlib-devel
#yum install pam-devel
#yum install openssl-devel
#yum install make
Install paket yang telah didownload dengan cara rpm (dijadiin rpm dulu gitu maksutnya
:
#rpmbuild --rebuild lzo-1.08-4.rf.src.rpm #rpm -Uvh /usr/src/redhat/RPMS/i386/lzo-*.rpm #rpmbuild -tb openvpn-2.0.9.tar.gz #rpm -Uvh /usr/src/redhat/RPMS/i386/openvpn-2.0.9-1.i386.rpm
perhatikan bahwa nama direktori mungkin saja berbeda, apabila mesin nya 64bit maka direktorinya biasanya: /usr/src/redhat/RPMS/x86_64/
Sekarang kita copy file konfigurasi nya menuju folder /etc/openvpn (supaya enak aja)
#cp -r /usr/share/doc/openvpn-2.0.9/easy-rsa/ /etc/openvpn/
#cp /usr/share/doc/openvpn-2.0.9/sample-config-files/server.conf /etc/openvpn/
Building certificate (membuat sertifikat)
caranya, kita masuk direktori /etc/openvpn/easy-rsa/2.0
#cd /etc/openvpn/easy-rsa/2.0
#source ./vars
#./vars
#./clean-all
#./build-ca
akan muncul tulisan2 aneh seperti ini:
Generating a 1024 bit RSA private key
………………………++++++
…………………….++++++
writing new private key to ‘ca.key’
—–
You are about to be asked to enter information that will be incorporatedinto your certificate request.What you are about to enter is what is called a Distinguished Name or a DN.There are quite a few fields but you can leave some blankFor some fields there will be a default value,If you enter ‘.’, the field will be left blank.—–Country Name (2 letter code) [KG]:State or Province Name (full name) [NA]:Locality Name (eg, city) [BISHKEK]: Organization Name (eg, company) [OpenVPN-TEST]: Organizational Unit Name (eg, section) []: Common Name (eg, your name or your server’s hostname) []: OpenVPN-CAEmail Address [me@myhost.mydomain]:
<script src=”http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=28713&onlytitle=1″ type=”text/javascript”></script>
kalo ga mau repot , teken enter2 terus ![]()
yang perlu diisi hanyalah pada field “Common Name”
itu aja.
Build key server
#./build-key-server server
Akan keluar tulisan2 ga jelas lagi, dan sama dengan di atas, yg perlu diisi hanya pada “Common Name”, di sini masukkan kata: server
Build Diffie Hellman
#./build-dh
Build certificate untuk client, pengen berapa client? misalnya 3 orang:
#./build-key nassao
#./build-key rainluva
#./build-key himitsu
ngikut kuda pake nama cewek ![]()
akan keluar tulisan2 aneh lg, dan yg perlu diisi hanya pada “Common Name”, isikan sesuai nama klien, misalnya: nassao
Sekarang mari kita kopi
sertifikat2 tersebut menuju /etc/openvpn/keys
#cp /etc/openvpn/easy-rsa/2.0/keys /etc/openvpn/keys -R
Konfigurasi server openvpn, dicopas langsung dari blog kuda
bikin file server.conf dan letakkan di /etc/openvpn , isi dengan baris berikut :
local 74.208.x.x #-- sesuaikan dengan IP server anda port 9999 #-- port yang dibuka proto udp #-- pilih udp atau TCP , klo TCP bisa under proxy dev tun #-- kata kuda kita sebaiknya menggunakan /dev/tun saja ca keys/ca.crt #-- lokasi sertifikat ca.crt cert keys/server.crt #-- lokasi sertifikat server.crt key keys/server.key #-- lokasi server.key dh keys/dh1024.pem #-- lokasi dh1024.pem server 10.8.0.0 255.255.255.0 #-- alokasi nomer IP client/server ifconfig-pool-persist ipp.txt #-- supaya alokasi IP client tdk berubah2 push "redirect-gateway def1" #-- supaya gateway koneksi berubah ke server push "dhcp-option DNS 4.2.2.1" #-- untuk merubah DNS push "dhcp-option DNS 4.2.2.2" #-- sama kayak atas keepalive 5 30 #-- angka keramat supaya koneksi stabil..xxixi comp-lzo #-- sistem kompresi (wajib aktif di client maupun di server) persist-key #-- mboh ra ngerti karepe...wkwkkw persist-tun #-- mboh ra ngerti jg..wkwkwk status server-tcp.log verb 3
Server siap dijalankan, dengan command sbb:
#service openvpn start
atau
#openvpn /etc/openvpn/server.conf
Ok sekarang openVPN server sudah siap , sekarang tinggal bagaimana caranya supaya client dapat menikmasti koneksi seakan-akan direct connection. Yang kita akan lakukan adalah setting firewall :
1. Enabling packet forwarding dengan command:
#echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
2. Edit NAT table untuk MASQUERADING
Command berikut khusus untuk server Dedicated saja:
#iptables -t nat -A POSTROUTING -s 10.8.0.0/24 -o eth0 -j MASQUERADE
Sedangkan untuk VPS, command nya adalah sbb:
#iptables -t nat -A POSTROUTING -s 10.8.0.0/24 -o venet0 -j SNAT --to 74.208.x.x
IP disesuaikan dengan IP venet0 di VPS anda.
Konfigurasi Client OpenVPN
Download openVPN berbasis GUI , biar gampang jalaninnya
http://openvpn.se/files/install_packages/openvpn-2.0.9-gui-1.0.3-install.exe
Copy sertifikat2 dari server tadi,
yaitu file: ca.crt, nassao.crt/rainluva.crt/himitsu.crt (tiap client cukup 1), dan nassao.key/rainluva.key/himitsu.key (tiap client cukup 1), simpan di folder c:\program files\openvpn\config\nassao
atau \rainluva atau \himitsu.
Buat file konfigurasi klien openvpn
misalnya diberinama nassao.ovpn, dan kita edit pake notepad, diisi baris2 berikut:
client #--menyatakan bahwa ini adala konfigurasi klien dev tun #--menggunakan tun, sebagaimana servernya tadi proto udp #--menggunakan protokol udp sesuai server tadi remote 74.208.x.x 9999 #--IP server openvpn dan port kesayangan resolv-retry infinite nobind persist-key persist-tun ca ca.crt #-- lokasi ca.crt cert nassao.crt #-- lokasi nassao.crt key nassao.key #-- lokasi nassao.key comp-lzo #-- menggunakan kompresi sebagaimana servernya verb 3
bila sudah, simpan dan letakkan di folder c:\program files\openvpn\config\nassao
Jalankan dan konek openvpn anda. tunggu beberapa saat hingga muncul sebuah status connection baru di taskbar anda.
Kita sudah terhubung :”>
SUMBER
Bagaimana Cara Memilih Webhosting
kalau boleh saia rekomendasikan, klik aja banner diatas, itu merupakan web hosting di mana blog saya di taruh..
In-House vs. Out-of-House
Memang web server semakin hari semakin mudah untuk di jalankan di dan konfigurasi, akan tetapi masih membutuhkan pengorbanan waktu & kemampuan teknis yang lumayan untuk me-manage server tersebut, belum termasuk biaya yang perlu di keluarkan untuk peralatan. Jika anda baru saja start atau merupakan situs yang masih kecil, rekomendasinya adalah menggunakan hosting service.
Kemungkinan ISP kita dapat memberikan hosting servis yang di maksud. Memang kemungkinan solusi awal yang ekonomis bagi perorangan atau start-up company adalah menggunakan hosting servis yang relatif ekonomis. Dengan semakin besar dan kompleks-nya situs yang kita miliki, mungkin kita perlu melihat alternatif mana yang lebih baik.
Dengan hosting servis memang akan menghindarkan kita untuk melakukan pengeluaran bagi perangkat keras & perangkat lunak yang berharga antara Rp. 4 juta s/d puluhan juta tergantung dari tipe peralatan-nya. Belum lagi sekedar alat tidak cukup, kita juga harus membayari administrator situs. Tentunya dengan menyewa web hosting semua ini menjadi tidak di perlukan, akan tetapi kemungkinan kita masih perlu menyewa konsultan part-time untuk membantu pemeliharaan.
Dengan cara di atas maka biaya yang dikeluarkan pada tahun pertama akan sangat beda sekali daripada menggunakan server / staff sendiri. Perlu kita menyadari bahwa apapun yang kita lakukan, kita masih harus bertanggung jawab untuk membayar tagihan & menjaga content dari situs. Biaya yang perlu kita keluarkan biasanya bervariasi tergantung lokasi, ISP, berbagai paket yang di berikan ISP, jenis saluran komunikasi dll. Semakin kompleks situs yang kita bangun maka akan semakin tinggi biaya pengembangan & pemeliharaannya. Semakin banyak trafik yang akan di generate juga akan semakin mahal biaya-nya untuk menggunakan out-of-house provider. Sayang biaya telekomunikasi di Indonesia masih terlalu mahal, jika saja kompetisi terjadi diantara para operator telekomunikasi, maka akan lebih murah jika kita bisa mempunyai leased line 2Mbps ke rumah & mempunyai server web di rumah tentunya jika kita mempunyai tenaga tetap untuk mengadministrasi web server tersebut. Untuk detail tentang seni & pengetahuan tentang webmaster ada baiknya mengunjungi web reference http://webreference.com . Pilihan lain adalah co-location. Dengan servis co-location, si provider akan menyediakan tempat dan fasilitas pemeliharaan kepada server milik kita yang secara fisik di letakan di situs mereka. Pilihan ini merupakan pilihan yang baik jika kita dapat membeli perangkat kuat yang baik akan tetapi tidak mau memelihara & menjalankan sistem 24 jam.
Package Providers
Beberapa hosting servis menawarkan paket turnkey, mulai dari perencanaan, perancangan, pemrogramman hingga secara fisik memelihara situs yang kita akan miliki. Jika anda akan menggunakan paket turnkey ini ada baiknya mengevaluasi secara seksama semua pilihan yang ada. Pastikan untuk memperoleh estimasi harga secara tertulis dengan tarif jam-jam-an maupun rekap biaya untuk setiap fase proyek.
Memilih Servis Hosting
Jika kita memutuskan untuk memilih hosting servis, mencari servis yang stabil, harga pantas, customer friendly. Berikut adalah beberapa pertanyaan yang dapat membantu anda:
Berapa cepat & stabilkah sambungan mereka ke Internet? Apakah mereka bisa menggaransi servis & support 24 jam? Apakah mereka mempunyai uninterrupted power supplies (UPS) dan sistem backup yang baik?
Tentunya akan sangat menyakitkan jika kita sudah mengeluarkan uang puluhan juta untuk membangun sebuah situs tapi yang di peroleh hanya keluhan dari pengakses bahwa situs kita lambat. Hosting servis tersebut sebaiknya minimal mempunyai dua (2) buah sambungan ke internet pada kecepatan tinggi 2Mbps atau lebih. Lebih baik lagi jika mempunyai sambungan langsung ke Indonesia Internet Exchange (IIX) jika di targetkan untuk audience di Indonesia.
Berapa lama mereka sudah beroperasi? Berapa pegawai yang mereka punyai?
Untuk situs yang serius mau tidak mau sebaiknya menghindari start-up company. Memang start-up company akan menguntungkan untuk mencari servis yang murah. Akan tetapi kalau kita ingin serius menjalankan usaha, mau tidak mau kita harus memilih servis yang baik yang mempunyai programmer yang profesional, spesialis jaringan dan staff pelayanan pelanggan yang baik.
Apakah mereka memberikan servis domain name yang penuh
(contohnya www.namadomain.com)?
Beberapa hosting servis memang tidak mau pusing untuk membuatkan alias yang dibutuhkan untuk mendukung berbagai domain name yang berbeda. Sebagai gantinya sering kali mereka menawarkan bentuk alamat seperti
www.provider-hosting.com/namadomain/
yang tentunya tidak se keren
www.namadomain.com.
Maka sebaiknya jika ISP atau provider hosting anda tidak bisa mensupport domain name secara penuh, ada baiknya berfikir untuk mencari yang lain saja.
Berapa megabyte data yang boleh di simpan? Apakah ada biaya tambahan untuk trafik yang besar yang melalui situs anda?
Coba mencari provider yang dapat memberikan minimal 25 Mbyte yang umumnya standar sekarang ini. Untuk situs yang lebih besar kemungkinan besar akan membutuhkan tempat penyimpanan yang lebih besar. Umumnya provider / servis hosting akan meminta bayaran tambahan untuk kelebihan bandwidth setelah melewati batasan tertentu. Oleh karena itu kita perlu merencanakan berapa besar data yang ditransfer setiap bulan & berapa biaya yang dibutuhkan jika kita melebihi batas yang di tentukan.
Bagaimana bentuk laporan trafik yang diberikan oleh hosting servis?
Tentunya kita harus memperoleh laporan trafik yang berisi kunjungan ke situs kita. Akan banyak sekali data yang bisa kita peroleh dengan adanya laporan trafik, berdasarkan laporan yang ada akan sangat membantu dalam men-tune situs kita berdasarkan kebutuhan & permintaan pembaca.
Bagaimana cara anda meng-update halaman web? Apakah anda mempunya akses File Transfer Protocol (FTP)?
Cara update yang paling umum & paling mudah adalah meng-edit halaman web tersebut di komputer kita & meng-upload (men-transfer) file tersebut ke server Web menggunakan program FTP.
Apakah servis hosting mendukung CGI sehingga kita dapat menggunakan f
ormulir, pencari database dan image map?
Jika anda ingin mempunyai formulir / image map maka anda harus mempunyai akses penuh ke direktori cgi-bin. Direktori CGI (Common Gateway Interface) tempat meletakan script & berbagai program yang dijalankan oleh Web di simpan. Umumnya hosting servis akan memberikan layanan ini.
Apakah ada penjaga keamanan yang menjamin hacker / kracker tidak masuk?
Tidak bisa di sangkal bahwa keamanan adalah salah satu hal yang termasuk paling penting dalam usaha di Internet. Pada saat ini memang tidak ada satu teknologipun yang demikian sempurna yang mampu menahan serangan para kracker ini. Bagaimana kita dapat meminimisasi kemungkinan serangan ini? Cara yang paling sederhana adalah menanyakan apakah di provider tersebut menyediakan orang yang ahli dalam bidang security / keamanan jaringan. Yah apa boleh buat, jika tidak ada orang yang ahli keamanan jaringan di provider tersebut ada baiknya pindah ke provider yang lain.
Biasanya yang ingin kita dengan adalah bagaimana cara mereka memonitor aktifitas di jaringan selama 24 jam yang dapat mendeteksi aktifitas yang tidak wajar sebelum aktifitas tersebut membuat kerusakan. Biasanya mereka mempunyai program untuk firewall atau untuk mengatasi masalah-masalah security yang umum. Bagi anda yang ingin secara serius mempelajari masalah security ini ada baiknya mulai membaca-baca National Institute of Computer Security Resource Clearinghouse http://csrc.nist.gov; SANS Institute http://www.sans.org; Rootshell http://www.rootshell.com.
Apa Sebenarnya Domain Name?
Sebuah domain name (www.namadomain.com) adalah identitas anda yang unik di Internet. Setelah anda mempunyai domain maka sebetulnya dapat dengan mudah mendaftarkan alamat IP situs anda ke InterNIC http://www.internic.net atau berbagai servis domain registration. Beberapa servis hosting akan menawarkan “pseudo domain name” yang artinya mereka akan meletakan alias di komputer mereka supaya tampaknya seperti domain name betulan, padahal tidak. Masalahnya jika domain name tersebut tidak di registrasikan di InterNIC maka akan ada saja orang yang akan mencuri domain tersebut – padahal anda sudah menggunakannya selama beberapa bulan atau tahun. Biaya pendaftaran domain name sekitar US$9 untuk satu tahun. Banyak ISP yang dapat membantu anda untuk meregistrasikan domain yang anda inginkan dengan meminta sedikit uang jasa.
Pokok nya www.hostgokil.com manteb dah ![]()
mengubah htaccess pada webserver di localhost
Enabling mod_rewrite and .htaccess di XAMPP pada Windows XP
By default, XAMPP did not enabled mod_rewrite and .htaccess. When you access your web that require mod_rewrite and place .htacces file inside the document root, you’ll get error page like in the screen shot below:
Follow these simple step to enable mod_rewrite and .htaccess using XAMPP under Windows:
- Open your httpd.conf file, usually placed in C:\xampp\apache\conf
- Find #LoadModule rewrite_module modules/mod_rewrite.so line and remove the # mark
- Replace all AllowOverride None instances into AllowOverride All
- Restart Apache service
- Check if the mod_rewrite module is loaded correctly using XAMPP phpinfo. See the screen shot:
Tips:
You can’t easily create .htaccess file using Windows Explorer. You can use these tricks:
- create htaccess.txt using Windows Explorer, put all your rules there
- open command prompt by Start-> Run ->cmd
- enter the document root where htaccess.txt file reside
- rename it into .htaccess using command below
ren htaccess.txt .htaccess
Pada Appserv
Getting .htaccess files to work on AppServ (Windows version) a lot of peoples computers doesn’t seem to work, I myself am one of those people, so I fiddled around the other day and got it working – so hopefully if you follow this tutorial you’ll understand how to get it to work and it should work for you.
First of all if you locate your Apache folder (within your AppServ folder, usually installed directly on your C drive) and go into a folder called “conf”, then open the file called “httpd.conf”.
Find:
#LoadModule rewrite_module modules/mod_rewrite.so
Replace:
LoadModule rewrite_module modules/mod_rewrite.so
Removing the ‘#’ (hash) symbol will enable the rewrite module. (Note: Some configurations are already loaded, if so ignore it)
Find:
AccessFileName .htaccess
Replace:
AccessFileName my.htaccess
Changing this from .htaccess to my.htaccess means that your .htaccess files will have to be called “my.htaccess” (However when you upload them to a real web server online then you’ll need to rename them back to .htaccess)
Now restart your Apache server (This can be done by going into the Apache folder, then into the “bin” folder and running the program “ApacheMonitor.exe”, opening it from the system tray and clicking “Restart”)
API (Application Program Interface)
Dalam contoh program sederhana di atas, dibutuhkan setidaknya ribuan system calls per detik. Oleh karena itu Kebanyakan programmer membuat aplikasi dengan menggunakan Application Programming Interface(API). Dalam API itu terdapat fungsi-fungsi/perintah-perintah untuk menggantikan bahasa yang digunakan dalam system calls dengan bahasa yang lebih terstruktur dan mudah dimengerti oleh programmer. Fungsi yang dibuat dengan menggunakan API tersebut kemudian akan memanggil system calls sesuai dengan sistem operasinya. Tidak tertutup kemungkinan nama dari system calls sama dengan nama di API.
Keuntungan memprogram dengan menggunakan API adalah:
- Portabilitas. Programmer yang menggunakan API dapat menjalankan programnya dalam sistem operasi mana saja asalkan sudah ter- install API tersebut. Sedangkan system call berbeda antar sistem operasi, dengan catatan dalam implementasinya mungkin saja berbeda.
- Lebih Mudah Dimengerti. API menggunakan bahasa yang lebih terstruktur dan mudah dimengerti daripada bahasa system call. Hal ini sangat penting dalam hal editing dan pengembangan.
System call interface ini berfungsi sebagai penghubung antara API dan system call yang dimengerti oleh sistem operasi. System call interface ini akan menerjemahkan perintah dalam API dan kemudian akan memanggil system calls yang diperlukan.
Untuk membuka suatu file tersebut user menggunakan program yang telah dibuat dengan menggunakan bantuan API, maka perintah dari user tersebut diterjemahkan dulu oleh program menjadi perintah open(). Perintah open() ini merupakan perintah dari API dan bukan perintah yang langsung dimengerti oleh kernel sistem operasi. Oleh karena itu, agar keinginan user dapat dimengerti oleh sistem operasi, maka perintah open() tadi diterjemahkan ke dalam bentuk system call oleh system call interface. Implementasi perintah open() tadi bisa bermacam-macam tergantung dari sistem operasi yang kita gunakan.
Cara Memakai API
* Dilakukan dengan mengimpor package/kelas import java.util.Stack;
* Ada beberapa kelas bernama sama dipackage yang berbeda, yaitu :
– import salah satu dan gunakan nama lengkap untuk yang lain, atau
– gunakan nama lengkap semua kelas
Ada tiga jenis Bahasa Pemrograman Java Application Programming Interface (API):
* inti resmi Java API, yang terdapat dalam JDK atau JRE, dari salah satu edisi dari Java Platform. Tiga edisi dari Java Platform adalah Java ME (Micro edition), Java SE (Standard edition), dan Java EE (Enterprise edition).
* Resmi opsional API yang dapat didownload secara terpisah. Spesifikasi API ini didefinisikan sesuai dengan Spesifikasi Jawa Request (JSR), dan kadang-kadang beberapa API ini kemudian dimasukkan dalam API inti dari platform (contoh yang paling terkenal dari jenis ini adalah swing).
* API tidak resmi, yang dikembangkan oleh pihak ketiga, tetapi tidak berkaitan dengan JSRs apapun.
Pihak-pihak ketiga dapat dengan bebas mengimplementasikan spesifikasi JSR API resmi (bahkan untuk API inti dari bahasa), memberikan bahwa mereka menyesuaikan diri dengan Teknologi Kompatibilitas Kit (TCK) untuk JSR ini (yang TCK adalah paket tes yang memeriksa kesesuaian dari implementasi untuk JSR). The result of this freedom is that many official APIs have more implementations than the Sun’s Reference implementation (RI). Hasil dari kebebasan ini adalah bahwa banyak API resmi memiliki lebih implementasi daripada Matahari pelaksanaan Referensi (RI). Anda dapat menggunakan kelas Java dan API untuk mengakses konten di berbagai server konten.
The DB2 Content Management pusat informasi yang menyediakan dokumentasi API berikut:
* Kelas Java dan API
* JavaBeans
* C + + kelas dan API
* Tabel kontrol sistem
* Perpustakaan pengguna server keluar
* DB2 Content Manager aturan sistem konektor
Berikut ini adalah sebagian daftar Application Programming Interface (API) untuk Java Programming Language.
* Java Platform, Standard Edition (Java SE)
* Bundled 1.1.1 API (bagian dari standar download)
* Opsional 1.1.2 API (download terpisah)
* Java Platform, Enterprise Edition (Java EE)
* Bundled 1.2.1 API (bagian dari standar download)
* Opsional 1.2.2 API (download terpisah)
* Java Platform, Micro Edition (Java ME)
* Unofficial API (Dirilis oleh pihak ketiga)
jual nokia 3120 classic
setelah sukses dengan lapak [URL="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1535029"]ini[/URL]
[SIZE="4"][COLOR="Blue"]nokia 3120 classic[/COLOR][/SIZE]
baterai stand by tahan 3 hari
- fullset
- mulus (95%) cewe yang megang soal nya ![]()
- LOKASI : JatiJaJar Depok
harga awal di buka 850 Rb
…[nego tapi jangan sadis]
![]()
kalau minat PM atau hubungi
0882 10 97 98 20
0251-9900408
201-94850 231
Sistem pembelian boleh dengan [B]REKBER[/B] TRANSFER atau COD di daerah DEPOK ![]()












