close

Penyebab internet indonedia lambat

ada beberapa faktor yang menurut gwa jad kendala…

1. Minim-nya fasilitas Kabel FO bawah laut

Indonesia kekurangan Fiber Optic bawah laut yang menyambung langsung ke exchange2x international

Map diatas itu adalah map 2 tahun lalu (2006), berdasarkan map ini perhatikan deh garis merah ada yang tebal dan ada yang tipis. Singkat cerita semakin tebal garis tersebut makan semakin besar pula bandwidth yang tersedia untuk network itu sendiri (dalam hal ini negara).

Indonesia punya beberapa kabel bawah laut yang menghubungkan network lokal ke internasional, namun tidak sebanyak negara negara tetangga. Dan kebanyakan kabel kabel internet yang “nyolok” ke negara kita merupakan kabel “numpang lewat”

Misal..

Singapore mau menghubungkan kabel ke Australia, khan ngelewatin Indo, jadi ya sekalian deh disambungin.

Belum ada (sepengetahuan gwa) kabel yang nyolok langsung dari negara kita ke Exchange international (kecuali Malaysia dan Singapore).

Update: Telegeography – Submarine Underwater Map 2009

2. Tata kota yang amburadul.

Ideal nya, untuk kota metropolitan seperti Jakarta dan sekitarnya harus punya struktur resource yang baik. Maksud gwa disini, cara pemerintah menata infrastruktur dasar kaya Kabel listrik, Pipa Air, Sewage System, Kabel telepon, dst..

Kalo diperhatiin, penataan infrastruktur dasar di kota Jakarta tercinta ini masih amburadul, cuma daerah tertentu dan elite aja yang memiliki fasilitas yang manusiawi. Selebihnya, peduli setan..

Karena hal ini lah, kalo diperlukan upgrade (atau pengembangan) seperti pelebaran jalan, instalasi kabel telp/listrik/adsl/FO jadi sulit sekali.

3. Mobile Broadband

Solusi ini merupakan solusi paling populer di negara kita, mengapa? yang karena alasan2x tersebut diatas. Installasi kabel untuk konsumsi massal merupakan proyek berskala besar yang biasanya melibatkan perusahaan2x telekomunikasi raksasa dan juga membutuhkan bantuan dana dari pemerintah.

Karena kebutuhan internet di negara kita ini masih dikategorikan “kurang penting” maka perusahaan2x telekomunikasi di negara kita mencari solusi alternatif dengan 2 tujuan:

1. Mencakup area yang luas
2. Tidak memakan biaya banyak.

Sekarang lebih mudah mana.. sewa ratusan buruh untuk mengali tanah, dan menaruh kabel. Dengan resiko kabel ancur karena banjir, proses instalasi bikin macet jalan, lalu tata kota dan perumahan yang amburadul, pada akhirnya mempersulit instalasi kerumah rumah.

Atau pasang menara menara telekomunikasi di tempat tempat tinggi seperti gedung2x bertingkat, bukit, dlsb.

Kalo gwa salah satu CIO dari perusahaan telekomunikasi, gwa juga akan konsider pilihan ke dua. Instalasi lebih gampang dan murah.

Resikonya…
Transmisi data melewati media udara seperti (3G, HSPDA, WiMax, HSPA+) merupakan teknologi yang tergolong muda. Dan koneksi ini sangat bergantung dari kondisi seperti cuaca, aktifitas matahari, dlsb.

Jadi kalo masih pada bertanya kapan koneksi internet, telp, dlsb bisa seperti negara2x eropa, jepang, korea. Jawabannya: Tidak akan terjadi dalam jangka waktu 10 tahun kedepan.

Referensi:

International Underwater FO

SEA-ME-WE-3

Wireless telecomunication

Landing Cable

Kalo ada yang keberatan atas analisa gwa ato mau bagi info lainnya, yuk di diskusiin dengan damai…. :malu

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay
  • email
  • Live
  • RSS
  • Technorati

Halaman terkait

11 Responses to “Penyebab internet indonedia lambat”

Leave a Reply

[+] kaskus emoticons nartzco

Spam Protection by WP-SpamFree